RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.1. Menganalisis Pengaruh Perkembangan Agama dan
Kebudayaan Hindu-Buddha terhadap
Masyarakat
di Berbagai Daerah di Indonesia
Indikator : - Mendeskripsikan lahir dan berkembangnya
agama dan
kebudayaan Hindu-Buddha di India
: -
Mendeskripsikan teori masuk dan berkembangnya
Hindu-Buddha di Indonesia
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mendeskripsikan
lahir dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di India
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B. Materi Pembelajaran
·
Lahir
dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha
C.
Metode
Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, pemberian tugas
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Mencari artikel di perpustakaan dan
internet mengenai lahir dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha
di India
|
· Uraikan secara jelas tentang proses
perkembangan Hindu-Buddha pada masa pemerintahan Raja Ashoka dari Dinasti
Maurya dari berbagai sumber!
|
· Siswa dapat Mendeskripsikan lahir dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha
di India
|
D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan
Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Di daerah mana
mayoritas penganut agama Hindu di Indonesia ?”.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2.
Kegiatan
Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Tanya-jawab
berdasarkan hasil temuan peserta didik dari internet dan menugaskan peserta
didik membuat karangan analitis tentang proses perkembangan Hindu-Buddha pada
masa pemerintahan Raja Ashoka dari Dinasti Maurya dari berbagai sumber
(Aktivitas hal 6). (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Penugasan
mencari artikel di internet tentang lahir dan berkembangnya agama dan kebudayaan
Hindu-Buddha di India. (nilai yang ditanamkan: (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: Jujur, disiplin, kerja keras, mandiri, rasa ingin
tahu.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, peduli lingkungan, tanggung
jawab.)
3.
Kegiatan
Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
E. Sumber Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 1 –
20)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F. Penilaian
·
Portofolio
berbentuk uraian analitis tentang proses perkembangan Hindu-Buddha pada masa
pemerintahan Raja Ashoka dari Dinasti Maurya dari berbagai sumber (Aktivitas
hal 6).
Format
Penilaian Portofolio
|
Indikator
|
Nilai Kualitatif
|
Nilai Kuantitatif
|
Deskripsi
|
|
|
Pengantar
|
|
|
|
Menunjukkan dengan tepat isi karangan/laporan
penelitian, kesimpulan maupun rangkuman. Untuk peta, skema, dan lukisan,
mempersiapkan bahan-bahan.
|
|
Isi
|
|
|
|
Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi.
Menguraikan hasil karangan/laporan penelitian, kesimpulan, dan rangkuman
dengan tepat. Menjabarkan peta dan skema sesuai dengan tema yang diajukan.
Melukis sesuai dengan wujud benda yang telah ditentukan.
|
|
Penutup
|
|
|
|
Memberikan kesimpulan karangan/hasil penelitian
|
|
Struktur/logika penulisan
|
|
|
|
Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai
dalam karangan/penelitian
|
|
Orisinalitas karangan
|
|
|
|
Karangan/penelitian, kesimpulan, rangkuman,
peta, skema, dan lukisan merupakan hasil sendiri
|
|
Penyajian, bahasan dan bahasa
|
|
|
|
Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif
|
|
Jumlah
|
|
|
|
|
Kriteria
Penilaian :
Kriteria
Indikator
Nilai
Kualitatif
Nilai
Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang
cukup
1
|
Kriteria
Penilaian :
|
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.1. Menganalisis Pengaruh Perkembangan Agama dan
Kebudayaan Hindu-Buddha terhadap
Masyarakat
di Berbagai Daerah di Indonesia
Indikator : - Mendeskripsikan teori masuk dan berkembangnya
Hindu-Buddha di Indonesia
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A.
Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mendeskripsikan
teori masuk dan berkembangnya Hindu-Buddha di Indonesia
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B.
Materi
Pembelajaran
·
Proses
masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, pemberian tugas
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Mendeskripsikan teori masuk dan berkembangnya
Hindu-Buddha di Indonesia
|
· Jelaskan latar belakang perkembangan
agama Hindu-Buddha di Indonesia!
|
· Siswa dapat Mendeskripsikan teori masuk
dan berkembangnya Hindu-Buddha di Indonesia
|
D.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan
Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Siapa yang menyebarkan
agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia?”. Guru kemudian mengadakan
tanya jawab mengenai teori penyebaran agama Hindu-Buddha di Indonesia.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2.
Kegiatan
Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Guru
menjelaskan mengenai teori masuk dan berkembangnya Hindu-Buddha di Indonesia. (nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Guru
menugaskan peserta didik untuk melakukan analisis mengenai teori apa yang
memiliki dasar penjelasan paling kuat mengenai masuknya agama Hindu-Buddha di
Indonesia. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: Jujur, disiplin, kerja keras, mandiri, rasa ingin
tahu.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, peduli lingkungan, tanggung
jawab.)
3.
Kegiatan
Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Peserta
didik mengerjakan soal evaluasi pilihan ganda (hal 17 – 19 no. 1 – 20) dan soal
uraian (hal 19 – 20 no. 1 – 10). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. (nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
E.
Sumber
Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 1 –
20)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F.
Penilaian
- Evaluasi pilihan ganda hal 17 – 19
no. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal
uraian hal 19 – 20 no. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila
mendekati 3). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.
Kunci Jawaban
A.
1. d
2. a
3. a
4. d
5. c
6. e
7. c
8. a
9. b
10. c
11. a
12. a
13. b
14. d
15. d
16. c
17. e
18. e
19. b
20. d
B.
1. Letak Indonesia yang dilewati oleh jalur
perdagangan membuat Indonesia menjadi salah satu lokasi perdagangan para
pedagang India dan Cina. Melalui hubungan perdagangan, kebudayaan asing ikut
masuk ke Indonesia, diantaranya Hindu-Buddha.
2. Agama Hindu dikembangkan oleh Bangsa Arya
yang memuja banyak dewa, sedangkan agama Buddha muncul sebagai reaksi terhadap
dominasi Brahmana dalam ritual keagamaan. Agama Hindu menerapkan sistem kasta,
sedangkan Buddha tidak mengenal kasta.
3. Samsara merupakan penderitaan atau kesengsaraan
akibat perbuatan yang kurang baik pada masa sebelumnya. Seseorang yang telah
sempurna hdupnya dapat mencapai Moksa,
yaitu lepas dari samsara.
4. Agama Hindu-Buddha disebarkan dengan jalan
damai dan memiliki kemiripan dengan kepercayaan masyarakat Indonesia
sebelumnya.
5. Seni arsitektur Hindu-Buddha memiliki
nilai budaya dan teknologi tinggi sehingga mempengaruhi seni arsitektur bangsa
Indonesia pada saat itu.
6. Aliran Hinayana mengajarkan bahwa untuk
mencapai nirwana sangat tergantung pada usaha diri melakukan meditasi.
Sementara itu, aliran Mahayana mengajarkan bahwa untuk mencapai nirwana, setiap
orang harus mengembangkan kebijaksanaan dan sifat welas asih.
7. Karena agama Hindu-Buddha disebarkan
melalui perdagangan damai sehingga mudah masuk ke Indonesia.
8. Bidang teknologi berpengaruh terhadap
teknologi kemaritiman, arsitektur bangunan, dan pertanian. Bidang pendidikan
berpengaruh pada penggunaan bahasa Sansekerta dan huruf Palawa serta diterapkan
juga sistem pendidikan berasrama. Bidang sosial dan kemasyarakatan berpengaruh
pada diterapkannya sistem kasta dan pemerintahan raja yang turun-temurun.
Bidang kepercayaan adalah dianutnya agama Hindu-Buddha.
9. Berlakunya sistem kasta berdasarkan
pembagian kerja secara turun-temurun. Kasta Brahmana mengatur kegiatan
keagamaan, kasta Ksatria menjalankan pemerintahan dan menjaga keamanan wilayah,
kasta Waisya menghasilkan dan mendistribusikan kebutuhan masyarakat, kasta
Sudra menjadi pelayan atau pekerja kasar.
10. Digunakannya bahasa Sansekerta dan huruf
Palawa. Digunakannya bahasa Kawi, bahasa Jawa Kuno, dan bahasa Bali Kuno yang
merupakan turunan dari bahasa Sansekerta. Sistem pendidikan asrama (ashram) dan
didirikan sekolah-sekolah (pasraman).
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.1. Menganalisis Pengaruh Perkembangan Agama dan
Kebudayaan Hindu-Buddha terhadap
Masyarakat
di Berbagai Daerah di Indonesia
Indikator : - Menunjukkan peta jalur masuknya Hindu-Buddha
ke Indonesia
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A.
Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Menunjukkan
peta jalur masuknya Hindu-Buddha ke Indonesia
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B.
Materi
Pembelajaran
·
Jalur
masuknya Hindu-Buddha ke Indonesia
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, pemberian tugas, diskusi
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Mendemonstrasikan peta jalur masuknya
Hindu-Buddha ke Indonesia
|
· Gambarkanlah peta jalur masuknya agama Hindu-Buddha ke Indonesia!
|
· Siswa dapat Menunjukkan peta jalur masuknya Hindu-Buddha ke
Indonesia
|
D.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan
Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Melalui jalur pelayaran
mana para pedagang dari India menuju Indonesia?”. Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran.
2.
Kegiatan
Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Guru
bersama peserta didik memperhatikan peta penyebaran agama Buddha (Gambar 1.5
hal 9) (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Peserta
didik secara berkelompok ditugaskan untuk membuat peta penyebaran agama Hindu-Buddha.
Tugas telah diberitahukan seminggu sebelumnya. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Peserta
didik secara berkelompok mendemonstrasikan peta jalur masuknya Hindu-Buddha ke
Indonesia berdasarkan hasil buatan mereka disertai dengan tanya jawab. (nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: Jujur, disiplin, kerja keras, mandiri, rasa ingin
tahu.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, peduli lingkungan, tanggung
jawab.)
3.
Kegiatan
Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
·
Menarik
kesimpulan materi.
E.
Sumber
Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 1 –
20)
·
Peta
konsep
·
Power
poin
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F.
G.
Penilaian
·
Portofolio
dengan membuat peta penyebaran agama Hindu-Buddha di Indonesia.
|
Format
Penilaian Portofolio
|
Indikator
|
Nilai Kualitatif
|
Nilai Kuantitatif
|
Deskripsi
|
|
|
Pengantar
|
|
|
|
Menunjukkan dengan tepat isi
karangan/laporan penelitian, kesimpulan maupun rangkuman. Untuk peta, skema,
dan lukisan, mempersiapkan bahan-bahan.
|
|
Isi
|
|
|
|
Kesesuaian antara judul dengan
isi dan materi. Menguraikan hasil karangan/laporan penelitian, kesimpulan,
dan rangkuman dengan tepat. Menjabarkan peta dan skema sesuai dengan tema
yang diajukan. Melukis sesuai dengan wujud benda yang telah ditentukan.
|
|
Penutup
|
|
|
|
Memberikan kesimpulan
karangan/hasil penelitian
|
|
Struktur/logika penulisan
|
|
|
|
Penggambaran dengan jelas
metode yang dipakai dalam karangan/penelitian
|
|
Orisinalitas karangan
|
|
|
|
Karangan/penelitian,
kesimpulan, rangkuman, peta, skema, dan lukisan merupakan hasil sendiri
|
|
Penyajian, bahasan dan bahasa
|
|
|
|
Bahasa yang digunakan sesuai
EYD dan komunikatif
|
|
Jumlah
|
|
|
|
|
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.1. Menganalisis Pengaruh Perkembangan Agama dan
Kebudayaan Hindu-Buddha terhadap
Masyarakat
di Berbagai Daerah di Indonesia
Indikator : - Mengidentifikasi fakta-fakta tentang proses
interaksi
masyarakat di berbagai daerah dengan tradisi Hindu-Buddha
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A.
Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mengidentifikasi
fakta-fakta tentang proses interaksi masyarakat di berbagai daerah dengan
tradisi Hindu-Buddha
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B.
Materi
Pembelajaran
·
Tradisi
Hindu-Buddha di Indonesia
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, diskusi
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Diskusi mengenai kontribusi kebudayaan
Hindu-Buddha terhadap kehidupan masyarakat Indonesia
|
· Diskusikanlah kontribusi paling besar
dari kebudayaan Hindu-Buddha terhadap kehidupan masyarakat Indonesia!
|
· Siswa dapat Mengidentifikasi fakta-fakta tentang proses
interaksi masyarakat di berbagai daerah dengan tradisi Hindu-Buddha
|
D.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan
Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran menceritakan mengenai tradisi Hindu yang masih
dilakukan oleh masyarakat sampai saat ini, seperti upacara selamatan kematian.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2.
Kegiatan
Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Guru
menjelaskan fakta-fakta tentang
proses interaksi masyarakat di berbagai daerah dengan tradisi Hindu-Buddha.
(nilai yang ditanamkan: Kerja
keras, Jujur, saling menghargai.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Peserta
didik secara berkelompok melakukan diskusi mengenai kontribusi paling besar
dari kebudayaan Hindu-Buddha terhadap kehidupan masyarakat Indonesia (Analitika
hal 16). (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3.
Kegiatan
Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
E.
Sumber
Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS
·
Buku sumber
Sejarah SMA XI IPS – (hal 1 – 20)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F.
Penilaian
·
Unjuk
Kerja berbentuk diskusi kelompok mengenai kontribusi paling besar dari
kebudayaan Hindu-Buddha terhadap kehidupan masyarakat Indonesia (Analitika hal
16).
Kriteria
Penilaian :
Kriteria
Indikator
Nilai
Kualitatif
Nilai
Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang
cukup
1
Lembar
Penilaian Diskusi
|
Kriteria
Penilaian :
|
Hari/Tanggal :
…………………………………
Topik diskusi/debat :
…………………………………
|
No
|
Sikap/Aspek yang
dinilai
|
Nama Kelompok/ Nama
peserta didik
|
Nilai Kualitatif
|
Nilai Kuantitatif
|
|
Penilaian kelompok
|
||||
|
1.
|
Menyelesaikan tugas kelompok
dengan baik
|
|
|
|
|
2
|
Kerjasama kelompok
|
|
|
|
|
3
|
Hasil tugas
|
|
|
|
|
Jumlah Nilai Kelompok
|
|
|
||
|
Penilaian Individu
Peserta didik
|
||||
|
1.
|
Berani mengemukakan
pendapat
|
|
|
|
|
2.
|
Berani menjawab pertanyaan
|
|
|
|
|
3.
|
Inisiatif
|
|
|
|
|
4.
|
Ketelitian
|
|
|
|
|
Jumlah Nilai Individu
|
|
|
||
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.2. Menganalisis Perkembangan Kehidupan Negara-negara
Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
Indikator :
- Mendeskripsikan muncul dan
berkembangnya kerajaan-
kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah
a. Kutai g. Medang Kemulan
b. Tarumanegara h. Kediri
c. Holing i. Singasari
d. Melayu j. Bali
e. Sriwijaya k. Pajajaran
f. Mataram Kuno l. Majapahit
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A.
Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mendeskripsikan
muncul dan berkembangnya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B.
Materi
Pembelajaran
- Muncul dan berkembangnya
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, diskusi jigsaw
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Diskusi mengenai muncul dan
berkembangnya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah
|
· Diskusikanlah struktur birokrasi antara
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah
|
· Siswa dapat Mendeskripsikan muncul dan berkembangnya
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah
|
D.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan
Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Sebutkan kerajaan Hindu
tertua di Indonesia?”.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2.
Kegiatan
Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Guru
menjelaskan muncul dan berkembangnya
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah. (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling
menghargai.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Peserta
didik dibagi dalam dua belas kelompok untuk mendiskusikan dua belas
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia (hal 21 – 57). Setiap kelompok
membahas salah satu dari materi tersebut. Setelah itu, setiap kelompok membuat
laporan tertulis mengenai hasil diskusi.(nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3.
Kegiatan
Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
E.
Sumber
Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 21 –
62)
·
Peta
konsep
·
Power
point/ LCD
·
Internet
F.
Penilaian
·
Unjuk
Kerja berbentuk diskusi kelompok mengenai kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di
Indonesia.
Kriteria
Penilaian :
Kriteria
Indikator
Nilai
Kualitatif
Nilai
Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang
cukup
1
Lembar
Penilaian Diskusi
|
Kriteria
Penilaian :
|
Hari/Tanggal :
…………………………………
Topik diskusi/debat :
…………………………………
|
No
|
Sikap/Aspek yang
dinilai
|
Nama peserta
|
Nilai Kualitatif
|
Nilai Kuantitatif
|
|
Penilaian kelompok
|
||||
|
1.
|
Menyelesaikan tugas kelompok
dengan baik
|
|
|
|
|
2
|
Kerjasama kelompok
|
|
|
|
|
3
|
Hasil tugas
|
|
|
|
|
Jumlah Nilai Kelompok
|
|
|
||
|
Penilaian Individu
Peserta didik
|
||||
|
1.
|
Berani mengemukakan
pendapat
|
|
|
|
|
2.
|
Berani menjawab pertanyaan
|
|
|
|
|
3.
|
Inisiatif
|
|
|
|
|
4.
|
Ketelitian
|
|
|
|
|
Jumlah Nilai Individu
|
|
|
||
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.2. Menganalisis Perkembangan Kehidupan Negara-negara
Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
Indikator : - Menunjukkan peta wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan
Hindu-Buddha di berbagai daerah
a. Kutai g. Medang Kemulan
b. Tarumanegara h. Kediri
c. Holing i. Singasari
d. Melayu j. Bali
e. Sriwijaya k. Pajajaran
f. Mataram Kuno l. Majapahit
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A.
Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
· Menunjukkan peta wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B.
Materi
Pembelajaran
- Wilayah kekuasaan kerajaan-kerajaan
Hindu-Buddha di berbagai daerah
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, diskusi
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Mendemonstrasikan peta wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah
|
· Tunjukkanlah wilayah kekuasaan Kerajaan
Majapahit!
|
· Siswa dapat Menunjukkan peta wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah
|
D.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan
Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Dimana letak wilayah
kekuasaan Kerajaan Kutai?”.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2.
Kegiatan
Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Peserta
didik secara berkelompok mendemonstrasikan peta wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia berdasarkan hasil buatannya. Tugas
telah diberitahukan pada pertemuan sebelumnya. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Guru
memberikan tes lisan kepada para peserta didik mengenai wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3.
Kegiatan
Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin,
kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta
tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli
lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
E.
Sumber
Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 21 –
62)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F.
Penilaian
·
Tes
lisan mengenai wilayah kekuasaan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia.
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.2. Menganalisis Perkembangan Kehidupan Negara-negara
Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
Indikator : - Mendeskripsikan kehidupan sosial, ekonomi,
budaya,
dan agama kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha
di berbagai
daerah
Alokasi Waktu :
2x45 menit
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
- Mendeskripsikan
kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan agama kerajaan-kerajaan
Hindu-Buddha di berbagai daerah
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin),
Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B. Materi Pembelajaran
- Kehidupan
sosial, ekonomi, budaya, dan agama kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di
berbagai daerah
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, pemberian tugas,
tanya jawab
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Analisislah peninggalan-peninggalan
sistem kebudayaan dari Kerajaan Tarumanegara yang masih berlaku di masyarakat
kita pada saat ini! Buatlah dalam bentuk uraian analitis
|
· Mencari artikel di internet mengenai
kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan agama kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha
di berbagai daerah
|
· Siswa dapat Mendeskripsikan kehidupan sosial, ekonomi,
budaya, dan agama kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah
|
D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan menceritakan kehidupan sosial masyarakat pada
masa kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di berbagai daerah.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Peserta
didik secara berkelompok mencari artikel di perpustakaan dan internet mengenai
kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan agama kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di
berbagai daerah. Tugas telah diberitahukan pada pertemuan sebelumnya. (nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Tanya
jawab mengenai kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan agama kerajaan-kerajaan
Hindu-Buddha di berbagai daerah.(nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3. Kegiatan Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Peserta
didik ditugaskan menganalisis peninggalan-peninggalan sistem kebudayaan dari
Kerajaan Tarumanegara yang masih berlaku di masyarakat kita pada saat ini dalam
bentuk uraian analitis (Aktivitas hal 26). Tugas dikumpulkan pada pertemuan
berikutnya. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
E. Sumber Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 21 –
62)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F. Penilaian
- Portofolio
dalam bentuk uraian analitis mengenai peninggalan-peninggalan sistem
kebudayaan dari Kerajaan Tarumanegara yang masih berlaku di masyarakat
kita pada saat ini (Aktivitas hal 26). Tugas dikumpulkan pada pertemuan
berikutnya.
Format
Penilaian Portofolio
|
Indikator
|
Nilai Kualitatif
|
Nilai Kuantitatif
|
Deskripsi
|
|
|
Pengantar
|
|
|
|
Menunjukkan dengan tepat isi karangan/laporan
penelitian, kesimpulan maupun rangkuman. Untuk peta, skema, dan lukisan,
mempersiapkan bahan-bahan.
|
|
Isi
|
|
|
|
Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi.
Menguraikan hasil karangan/laporan penelitian, kesimpulan, dan rangkuman
dengan tepat. Menjabarkan peta dan skema sesuai dengan tema yang diajukan.
Melukis sesuai dengan wujud benda yang telah ditentukan.
|
|
Penutup
|
|
|
|
Memberikan kesimpulan karangan/hasil penelitian
|
|
Struktur/logika penulisan
|
|
|
|
Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai
dalam karangan/penelitian
|
|
Orisinalitas karangan
|
|
|
|
Karangan/penelitian, kesimpulan, rangkuman,
peta, skema, dan lukisan merupakan hasil sendiri
|
|
Penyajian, bahasan dan bahasa
|
|
|
|
Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif
|
|
Jumlah
|
|
|
|
|
Kriteria
Penilaian :
Kriteria
Indikator
Nilai
Kualitatif
Nilai
Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang
cukup
1
|
Kriteria
Penilaian :
|
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.2. Menganalisis Perkembangan Kehidupan Negara-negara
Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
Indikator : - Menjelaskan keberlanjutan tradisi
Hindu-Buddha setelah
keruntuhan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
Alokasi Waktu :
2x45 menit
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Menjelaskan
keberlanjutan tradisi Hindu-Buddha setelah keruntuhan kerajaan-kerajaan
Hindu-Buddha di Indonesia
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B. Materi Pembelajaran
- Keberlanjutan
tradisi Hindu-Buddha setelah keruntuhan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di
Indonesia
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, pemberian
tugas
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Menjelaskan keberlanjutan tradisi Hindu-Buddha setelah keruntuhan kerajaan-kerajaan
Hindu-Buddha di Indonesia
|
· Sebutkan faktor-faktor memudarnya
tradisi Hindu-Buddha pada kerajaan-kerajaan di Indonesia!
|
· Siswa dapat Menjelaskan keberlanjutan tradisi Hindu-Buddha
setelah keruntuhan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
|
D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Sebutkan faktor-faktor
apa saja yang menyebabkan keruntuhan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di
Indonesia?”.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Guru
menjelaskan mengenai keruntuhan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia. (nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Guru
menjelaskan keberlanjutan tradisi Hindu-Buddha setelah keruntuhan
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3. Kegiatan Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Peserta
didik mengerjakan soal evaluasi pilihan ganda (hal 60 – 62 no. 1 – 20) dan soal
uraian (hal 62 no. 1 – 10). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. (nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri,
demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai
prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli
sosial, tanggung jawab.);
E. Sumber Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 21 –
62)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
Internet
F. Penilaian
- Evaluasi
pilihan ganda hal 60 – 62 no. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal
62 no. 1 – 10 (skor setiap soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Tugas
dikumpulkan Kunci Jawaban
A.
|
1. d
2. c
3. b
4. c
5. d
|
6. a
7. b
8. d
9. e
10. d
|
11. b
12. e
13. d
14. c
15. c
|
16. a
17. c
18. e
19. b
20. d
|
B.
1. udaya dan agama Kerajaan Kutai telah
dipengaruhi oleh kebudayaan India. Golongan istana, Brahmana, dan Ksatria
menganut agama Hindu. Masyarakat umumnya masih menjalani adat istiadat dan
kepercayaan asli mereka.
2. Prasasti Ciaruteun, Kebon Kopi, Jambu,
Muara Cianteun, Tugu, Pasir Awi, dan Munjul.
3. Sri Jayawarsha, Bameswara, Jayabhaya,
Gandra, dan Kertajaya.
4. Kerajaan Holing dipimpin oleh Ratu Sima
dan sistem pemerintahan bersifat matrilineal. Kerajaan telah mengadakan
hubungan perdagangan dengan negara tetangga dan memiliki pusat perdagangan yang
terpusat pada pasar. Kerajaan menerapkan hukum dan undang-undang yang ketat dan
mayoritas masyarakatnya memeluk agama Buddha.
5. Mpu Sendok. Ia memerintah Kerajaan Medang
Kemulan dan mengembangkan kekuasaan kerajaan hingga mencakup hampir seluruh
wlayah Jawa Timur.
6. Raja Wisnu, Raja Indra, Raja Samaratungga.
7. Ketika Ken Arok berkuasa di Tumapel, di
Kerajaan Kediri berlangsung perselisihan antara Raja Kertajaya dengan para
Brahmana. Para Brahmana tersebut melarikan diri ke Tumapel dan meminta
perlindungan kepada Ken Arok. Ketika Raja Kertajaya mengetahui hal itu, Sang
raja menyerang Tumapel. Namun, dalam pertempuran di Ganter, ia mengalami
kekalahan dan meninggal. Kemudian, Ken Arok menyatukan Kerajaan Kediri dan
Tumapel, serta mendirikan Kerajaan Singasari.
8. Untuk membalas kematian ayahnya,
Anusapati, yang dibunuh oleh Tohjaya.
9. Masyarakat Bali bercorak agraris,
beternak, dan menanam perkebunan.
10. Kualitas kepemimpinan tidak maksimal dan
pengaruh penyebaran Islam yang kuat.
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.3. Menganalisis Pengaruh Perkembangan Agama dan
Kebudayaan Islam terhadap Masyarakat di
Berbagai
Daerah di Indonesia
Indikator : - Mendeskripsikan proses lahir dan
berkembangnya agama
dan kebudayaan Islam di Jazirah Arab
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mendeskripsikan
proses lahir dan berkembangnya agama dan kebudayaan Islam di Indonesia
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B. Materi Pembelajaran
- Proses lahir dan berkembangnya agama
dan kebudayaan Islam di Indonesia
C.
Metode
Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, diskusi
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Diskusi mengenai proses perkembangan
Islam pada masa Khalifah Abbasiyah, Fatimiyah, dan Kordoba
|
· Buatlah kelompok diskusi yang terdiri
dari 3 – 4 orang tentang perkembangan Islam pada masa Khalifah Abbasiyah,
Fatimiyah, dan Kordoba dari berbagai sumber, baik internet maupun buku!
|
· Siswa dapat Mendeskripsikan proses lahir dan berkembangnya
agama dan kebudayaan Islam di Jazirah Arab
|
D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara ringkas situasi sebelum
Islam di Jazirah Arab.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Guru
menjelaskan mengenai Islam masa Nabi Muhammad Saw, masa Khulafaur Rasyidin, dan
masa Bani Umayah.(nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Pada
pertemuan sebelumnya guru telah menugaskan pada peserta didik untuk mencari
informasi tentang perkembangan Islam pada masa Khalifah Abbasiyah, Fatimiyah,
dan Kordoba dari berbagai sumber, baik internet maupun buku. (nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Peserta
didik dibagi dalam kelompok yang terdiri dari 3 – 4 orang untuk mendiskusikan
tentang perkembangan Islam pada masa Khalifah Abbasiyah, Fatimiyah, dan Kordoba
dari berbagai sumber yang telah peserta didik dapatkan (Aktivitas hal 70). (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3. Kegiatan Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan,
cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca,
peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
E. Sumber Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 63 –
86)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F. Penilaian
- Unjuk Kerja
berbentuk diskusi kelompok mengenai perkembangan Islam pada masa Khalifah
Abbasiyah, Fatimiyah, dan Kordoba dari berbagai sumber yang telah peserta
didik dapatkan (Aktivitas hal 70).
Kriteria
Penilaian :
Kriteria
Indikator
Nilai
Kualitatif
Nilai
Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang
cukup
1
Lembar
Penilaian Diskusi
|
Kriteria
Penilaian :
|
Hari/Tanggal :
…………………………………
Topik diskusi/debat :
…………………………………
|
No
|
Sikap/Aspek yang dinilai
|
Nama Kelompok/ Nama peserta didik
|
Nilai Kualitatif
|
Nilai Kuantitatif
|
|
Penilaian kelompok
|
||||
|
1.
|
Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik
|
|
|
|
|
2
|
Kerjasama kelompok
|
|
|
|
|
3
|
Hasil tugas
|
|
|
|
|
Jumlah Nilai Kelompok
|
|
|
||
|
Penilaian Individu Peserta didik
|
||||
|
1.
|
Berani mengemukakan pendapat
|
|
|
|
|
2.
|
Berani menjawab pertanyaan
|
|
|
|
|
3.
|
Inisiatif
|
|
|
|
|
4.
|
Ketelitian
|
|
|
|
|
Jumlah Nilai Individu
|
|
|
||
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.3. Menganalisis Pengaruh Perkembangan Agama dan
Kebudayaan Islam terhadap Masyarakat
di Berbagai
Daerah di Indonesia
Indikator : -
Mendeskripsikan pendapat para ahli tentang proses awal
penyebaran Islam di kepulauan Indonesia
- Mengidentifikasi pada peta
mengenai tempat-tempat dan
bukti-bukti penyebaran Islam di Indonesia
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mendeskripsikan
pendapat para ahli tentang proses awal penyebaran Islam di kepulauan Indonesia
·
Mengidentifikasi
pada peta mengenai tempat-tempat dan bukti-bukti penyebaran Islam di Indonesia
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B. Materi Pembelajaran
·
Pendapat
para ahli tentang proses awal penyebaran Islam di kepulauan Indonesia
·
Tempat-tempat
dan bukti-bukti penyebaran Islam di Indonesia
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, pemberian
tugas
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Mencari artikel di perpustakaan dan
internet mengenai pendapat para ahli tentang proses awal penyebaran Islam di
Indonesia
· Mengidentifikasi pada peta tempat dan
bukti penyebaran awal Islam di Indonesia
|
1. Buatlah rangkuman mengenai pendapat ahli
tentang proses awal penyebaran Islam di kepulauan Indonesia berdasarkan
informasi yang kamu dapat dari internet
|
A. Siswa dapat Mendeskripsikan pendapat para ahli tentang
proses awal penyebaran Islam di kepulauan Indonesia
· Mengidentifikasi pada peta mengenai
tempat-tempat dan bukti-bukti penyebaran awal Islam di Indonesia
|
D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai kegiatan
perdagangan yang dilakukan para pedagang Islam.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Pada
pertemuan sebelumnya guru telah menugaskan pada peserta didik untuk mencari
informasi tentang pendapat para ahli mengenai proses awal penyebaran Islam di
kepulauan Indonesia, baik dari internet maupun buku. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Peserta
didik membuat rangkuman berdasarkan informasi yang didapatkan.(nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Guru
dan peserta didik menganalisis peta masuknya Islam di Indonesia (Gambar 3.5 hal
72). (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Tes
lisan mengenai peta tempat dan bukti penyebaran Islam di Indonesia. (nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3. Kegiatan Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
E. Sumber Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 63 –
86)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F. Penilaian
a) Portofolio berbentuk rangkuman mengenai
pendapat para ahli mengenai proses awal penyebaran Islam di kepulauan
Indonesia.
b) Tes lisan mengenai letak tempat dan bukti
penyebaran Islam pada peta Indonesia.
Format
Penilaian Portofolio
|
Indikator
|
Nilai Kualitatif
|
Nilai Kuantitatif
|
Deskripsi
|
|
|
Pengantar
|
|
|
|
Menunjukkan dengan tepat isi karangan/laporan
penelitian, kesimpulan maupun rangkuman. Untuk peta, skema, dan lukisan,
mempersiapkan bahan-bahan.
|
|
Isi
|
|
|
|
Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi.
Menguraikan hasil karangan/laporan penelitian, kesimpulan, dan rangkuman
dengan tepat. Menjabarkan peta dan skema sesuai dengan tema yang diajukan.
Melukis sesuai dengan wujud benda yang telah ditentukan.
|
|
Penutup
|
|
|
|
Memberikan kesimpulan karangan/hasil penelitian
|
|
Struktur/logika penulisan
|
|
|
|
Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai
dalam karangan/penelitian
|
|
Orisinalitas karangan
|
|
|
|
Karangan/penelitian, kesimpulan, rangkuman,
peta, skema, dan lukisan merupakan hasil sendiri
|
|
Penyajian, bahasan dan bahasa
|
|
|
|
Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif
|
|
Jumlah
|
|
|
|
|
Kriteria
Penilaian :
Kriteria
Indikator
Nilai
Kualitatif
Nilai
Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang
cukup
1
|
Kriteria
Penilaian :
|
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.3. Menganalisis Pengaruh Perkembangan Agama dan
Kebudayaan Islam terhadap
Masyarakat di Berbagai
Daerah di Indonesia
Indikator : - Mendeskripsikan perkembangan Islam di
berbagai daerah dari abad ke-15 sampai abad ke-18
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mendeskripsikan
perkembangan Islam di berbagai daerah dari abad ke-15 sampai abad ke-18
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah,
bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin),
Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B. Materi Pembelajaran
·
Perkembangan
Islam di berbagai daerah dari abad ke-15 sampai abad ke-18
C.
Metode
Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, pemberian tugas
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Analisislah proses perkembangan Islam
dari zaman kerajaan hingga saat ini! Jelaskanlah faktor-faktor yang menjadi
penentu mudahnya proses perkembangan Islam di Nusantara! Mengidentifikasi
pada peta tempat dan bukti penyebaran awal Islam di Indonesia
|
· Mendeskripsikan perkembangan Islam di
berbagai daerah dari abad ke-15 sampai abad ke-18
|
· Siswa dapat Mendeskripsikan perkembangan Islam di berbagai
daerah dari abad ke-15 sampai abad ke-18
|
D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
- Kegiatan Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan memberikan gambaran mengenai Wali Songo.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
- Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Guru
menjelaskan mengenai perkembangan Islam di berbagai daerah dari abad ke-15
sampai abad ke-18.(nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Peserta
didik dibagi dalam beberapa kelompok dan ditugaskan untuk menganalisis proses
perkembangan Islam dari zaman kerajaan hingga saat ini. Peserta didik juga
menjelaskanlah faktor-faktor yang menjadi penentu mudahnya proses perkembangan
Islam di Nusantara. Tugas dikumpulkan dalam bentuk portofolio uraian analitis
(Aktivitas hal 78). (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
- Kegiatan Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
E. Sumber Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 63 –
86)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F. Penilaian
c) Portofolio berbentuk uraian analitis
mengenai proses perkembangan Islam dari zaman kerajaan hingga saat ini dan
faktor-faktor yang menjadi penentu mudahnya proses perkembangan Islam di
Nusantara (Aktivitas hal 78).
Format
Penilaian Portofolio
|
Indikator
|
Nilai Kualitatif
|
Nilai Kuantitatif
|
Deskripsi
|
|
|
Pengantar
|
|
|
|
Menunjukkan dengan tepat isi karangan/laporan
penelitian, kesimpulan maupun rangkuman. Untuk peta, skema, dan lukisan,
mempersiapkan bahan-bahan.
|
|
Isi
|
|
|
|
Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi.
Menguraikan hasil karangan/laporan penelitian, kesimpulan, dan rangkuman
dengan tepat. Menjabarkan peta dan skema sesuai dengan tema yang diajukan.
Melukis sesuai dengan wujud benda yang telah ditentukan.
|
|
Penutup
|
|
|
|
Memberikan kesimpulan karangan/hasil penelitian
|
|
Struktur/logika penulisan
|
|
|
|
Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai
dalam karangan/penelitian
|
|
Orisinalitas karangan
|
|
|
|
Karangan/penelitian, kesimpulan, rangkuman,
peta, skema, dan lukisan merupakan hasil sendiri
|
|
Penyajian, bahasan dan bahasa
|
|
|
|
Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif
|
|
Jumlah
|
|
|
|
|
Kriteria
Penilaian :
Kriteria
Indikator
Nilai
Kualitatif
Nilai
Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang
cukup
1
|
Kriteria
Penilaian :
|
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.3. Menganalisis Pengaruh Perkembangan Agama dan
Kebudayaan Islam terhadap Masyarakat
di Berbagai
Daerah di Indonesia
Indikator : - Mendeskripsikan kehidupan sosial, politik,
ekonomi, dan budaya Islam di Indonesia
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A.
Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mendeskripsikan
kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan budaya Islam di Indonesia
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B.
Materi
Pembelajaran
- Kehidupan sosial, politik, ekonomi,
dan budaya Islam di Indonesia
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, pemberian tugas
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Mendeskripsikan kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan budaya
Islam di Indonesia
|
· Tanda seseorang menerima agama Islam
adalah ...
A.
sholat
B.
shaum
C.
syahadat
D.
Zakat ta’awudz
|
· Siswa dapat Mendeskripsikan kehidupan sosial, politik,
ekonomi, dan budaya Islam di Indonesia
|
D.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan
Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana kehidupan
sosial masyarakat Islam di Indonesia?”.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2.
Kegiatan
Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Guru
menjelaskan mengenai kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan budaya Islam di
Indonesia.(nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Peserta
didik dibagi dalam beberapa kelompok dan ditugaskan untuk Menganalisis Pengaruh
Perkembangan Agama dan Kebudayaan Islam terhadap Masyarakat di Berbagai Daerah di Indonesia. (nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3.
Kegiatan
Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Peserta
didik mengerjakan soal evaluasi pilihan ganda (hal 83 – 85 no. 1 – 20) dan soal
uraian (hal 85 no. 1 – 10). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. (nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
E.
Sumber
Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus
KTSP SMA XI IPS -
- Buku sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 63 – 86)
- Peta konsep
- Power point
- LCD
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Internet
F.
Penilaian
- Evaluasi pilihan ganda hal 83 – 85
no. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal 85 no. 1 – 10 (skor setiap
soal benar 6 tetapi bila mendekati 3). Tugas dikumpulkan pada pertemuan
berikutnya.
Kunci Jawaban
A.
1. e
2. d
3. a
4. e
5. e
6. d
7. c
8. b
9. c
10. c
11. d
12. a
13. c
14. b
15. b
16. d
17. a
18. b
19. d
20. d
B.
1. Daerah Arab sebelum masuk Islam, umumnya
dibagi dalam tiga bagian besar, yakni daerah bagian selatan Jazirah Arab,
daerah bagian utara Jazirah Arab, dan daerah Hijaz.
2. Kekuasaan Bani Umayyah berumur kurang
lebih 90 tahun 661 – 743). Ibu kota negara dipindahkan dari Madinah ke
Damaskus, Syria. Sistem pergantian khalifah tidak lagi dilakukan secara
musyawarah, tetapi didasarkan pada garis keturunan. Kekhalifahan Abbasiyah
berkuasa dari tahun 750 – 1258). Mereka memindahkan pusat kekhalifahan dari
Damaskus ke Baghdad. Dalam masa pemerintahan kekhalifahan ini, masyarakat Islam
mencapai puncak kejayaan.
3. Menurut catatan Chou Ku-Fei, di Indonesia
pada 1178 M, terdapat dua tempat yang menjadi komunitas orang Ta-Shih (Arab), yaitu Fo-lo-an (Kuala Brag, Trengganu, dan
Malaysia) dan Sumatra Selatan.
4. Masuknya Islam ke Indonesia dilakukan
dengan jalan damai melalui perdagangan dan da’wah oleh para mubaligh dan sufi.
Namun, adakalanya penyebaran diwarnai dengan penaklukan, misalnya jika situasi
politik di kerajaan-kerajaan itu mengalami kekacauan akibat perebutan
kekuasaan. Islam juga berfungsi sebagai alat untuk mempersatukan kekuatan dalam
menghadapi lawan.
5. Para pedagang Arab dan Gujarat berdagang
di p ir pantai dan berda’wah menyebarkan agama Islam. Mereka kemudian membangun
perkampungan-perkampungan di p ir pantai dan menikah dengan gadis-gadis
pribumi. Pernikahan tersebut menyebabkan para gadis dan keluarganya kemudian
ikut memeluk Islam. Para pedagang juga mendekati para bangsawan kerajaan untuk
memeluk Islam.
6. Penyebaran Islam di Pulau Kalimantan dapat
diketahui dari Hikayat Banjar milik
Kerajaan Banjar. Islamisasi dilatarbelakangi adanya kepentingan politik
Kerajaan Demak dalam konflik antara Kerajaan Banjar dan Kerajaan Daha. Di
Sulawesi, terutama bagian Selatan, agama Islam masuk pada abad ke-16. Di daerah
ini Islamisasi terjadi melalui konversi pusat kekuasaan (istana/keraton).
Konversi agama dijalankan dengan pusat kekuasaan yang telah ada.
7. Sistem sosial masyarakat di Indonesia
setelah masuknya Islam merujuk pada nilai-nilai kesetaraan. Mobilitas sosial
masyarakat terjadi secara horisontal maupun vertikal, terbentuknya pusat-pusat
kebudayaan di masjid-masjid.
8. Syarat untuk masuk Islam mudah, agama
Islam tidak mengenal sistem pembagian masyarakat berdasarkan pembedaan kasta,
penyebaran Islam dilakukan dengan jalan yang relatif damai, sifat bangsa
Indonesia yang ramah tamah memberi peluang untuk bergaul lebih erat dengan
bangsa lain, upacara-upacara keagamaan dalam Islam lebih sederhana dan
dipadankan dengan upacara-upacara yang telah ada sebelumnya.
9. Jaringan ekonomi dan intelektual Islam
dimulai pada jalur perdagangan. Pertemuan dengan pedagang asing adalah pintu
utama jaringan ekonomi sehingga tidak salah yang menjadi titik pentingnya
adalah kota-kota pelabuhan.
10. Para wali berperan sebagai juru da’wah,
penyebar, dan perintis agama Islam khususnya di Pulau Jawa.
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/Semester : XI/1
Standar Kompetensi :
1. Menganalisis Perjalanan Bangsa
Indonesia pada Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar : 1.4. Menganalisis Perkembangan Kehidupan
Negara-negara
Kerajaan Islam di Indonesia
Indikator : -
Mendeskripsikan muncul dan berkembangnya kerajaan-
kerajaan Islam di berbagai daerah
a. Samudra Pasai
b. Malaka
c. Aceh Darussalam
d. Demak
e. Banten
f. Mataram Islam
g. Gowa dan Tallo
h. Ternate dan Tidore
-
Mengidentifikasi
ciri-ciri pokok sistem dan struktur sosial masyarakat di kerajaan-kerajaan
bercorak Islam di berbagai daerah
Alokasi Waktu : 2x45
menit
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mendeskripsikan
muncul dan berkembangnya kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah
·
Mengidentifikasi
ciri-ciri pokok sistem dan struktur sosial masyarakat di kerajaan-kerajaan
bercorak Islam di berbagai daerah
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B. Materi Pembelajaran
- Muncul dan
berkembangnya kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah
- Ciri-ciri pokok
sistem dan struktur sosial masyarakat di kerajaan-kerajaan bercorak Islam
di berbagai daerah
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill,
diskusi jigsaw, pemberian tugas
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Mengidentifikasi ciri-ciri pokok sistem
dan struktur sosial masyarakat di kerajaan-kerajaan bercorak Islam di
berbagai daerah
|
· Diskusikanlah mengenai muncul dan
berkembangnya kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah
· Sebutkan pahlawan-pahlawan Islam dan
sastrawan Islam besar yang berasal dari Kerajaan Aceh! Sebutkan pula
kontribusinya baik dalam hal perjuangan maupun karya sastra!
|
B. Siswa dapat Mendeskripsikan muncul dan berkembangnya
kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah
·
|
D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Sebutkan kerajaan Islam
tertua di Indonesia?”.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Peserta
didik dibagi dalam delapan kelompok untuk mendiskusikan delapan
kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia (hal 87 – 111). Setiap kelompok membahas
salah satu dari materi tersebut. Setelah itu, setiap kelompok membuat laporan
tertulis berdasarkan hasil diskusi.(nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Guru
memberikan tugas portofolio kepada peserta didik berbentuk uraian analitis
mengenai kontribusi pahlawan-pahlawan dan sastrawan Islam besar yang berasal
dari Kerajaan Aceh (Aktivitas hal 96). Tugas dikumpulkan pada pertemuan
berikutnya.(nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3. Kegiatan Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas.(nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin,
kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta
tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli
lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi.(nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
E. Sumber Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 87 –
114)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F. Penilaian
·
Unjuk
Kerja berbentuk diskusi kelompok mengenai kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.
Kriteria
Penilaian :
Kriteria
Indikator
Nilai
Kualitatif
Nilai
Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang
cukup
1
Lembar
Penilaian Diskusi
|
Kriteria
Penilaian :
|
Hari/Tanggal : …………………………………
Topik diskusi/debat : …………………………………
|
No
|
Sikap/Aspek
yang dinilai
|
Nama
Kelompok/ Nama peserta didik
|
Nilai
Kualitatif
|
Nilai
Kuantitatif
|
|
Penilaian
kelompok
|
||||
|
1.
|
Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik
|
|
|
|
|
2
|
Kerjasama
kelompok
|
|
|
|
|
3
|
Hasil tugas
|
|
|
|
|
Jumlah
Nilai Kelompok
|
|
|
||
|
Penilaian
Individu Peserta didik
|
||||
|
1.
|
Berani
mengemukakan pendapat
|
|
|
|
|
2.
|
Berani menjawab pertanyaan
|
|
|
|
|
3.
|
Inisiatif
|
|
|
|
|
4.
|
Ketelitian
|
|
|
|
|
Jumlah
Nilai Individu
|
|
|
||
Format Penilaian Portofolio
|
Indikator
|
Nilai Kualitatif
|
Nilai Kuantitatif
|
Deskripsi
|
|
|
Pengantar
|
|
|
|
Menunjukkan dengan tepat isi
karangan/laporan penelitian, kesimpulan maupun rangkuman. Untuk peta, skema,
dan lukisan, mempersiapkan bahan-bahan.
|
|
Isi
|
|
|
|
Kesesuaian antara judul dengan isi dan
materi. Menguraikan hasil karangan/laporan penelitian, kesimpulan, dan
rangkuman dengan tepat. Menjabarkan peta dan skema sesuai dengan tema yang
diajukan. Melukis sesuai dengan wujud benda yang telah ditentukan.
|
|
Penutup
|
|
|
|
Memberikan kesimpulan karangan/hasil
penelitian
|
|
Struktur/logika penulisan
|
|
|
|
Penggambaran dengan jelas metode yang
dipakai dalam karangan/penelitian
|
|
Orisinalitas karangan
|
|
|
|
Karangan/penelitian, kesimpulan, rangkuman,
peta, skema, dan lukisan merupakan hasil sendiri
|
|
Penyajian, bahasan dan bahasa
|
|
|
|
Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan
komunikatif
|
|
Jumlah
|
|
|
|
|
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar Kompetensi :
1. Menganalisis Perjalanan Bangsa
Indonesia pada Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.4. Menganalisis Perkembangan Kehidupan Negara-negara
Kerajaan Islam di Indonesia
Indikator :
- Menunjukkan peta wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan
Islam di berbagai daerah
a. Samudra Pasai
b. Malaka
c. Aceh Darussalam
d. Demak
e. Banten
f. Mataram Islam
g. Gowa dan Tallo
h. Ternate dan Tidore
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A.
Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
· Menunjukkan peta wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B.
Materi
Pembelajaran
- Wilayah kekuasaan kerajaan-kerajaan
Islam di berbagai daerah
C.
Metode
Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, diskusi
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Mendemonstrasikan peta wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah
|
· Tunjukkanlah wilayah kekuasaan Kerajaan
Mataram Islam!
|
· Siswa dapat Menunjukkan peta wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah
|
D.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
- Kegiatan Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Dimana letak wilayah
kekuasaan Kerajaan Samudra Pasai?”. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
- Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Peserta
didik secara berkelompok mendemonstrasikan peta wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia berdasarkan hasil buatannya. Tugas telah
diberitahukan pada pertemuan sebelumnya.(nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan,
cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca,
peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Guru
memberikan tes lisan kepada para peserta didik mengenai wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
- Kegiatan Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
E.
Sumber
Belajar
- Kurikulum KTSP dan perangkatnya
- Pedoman Khusus Pengembangan Silabus
KTSP SMA XI IPS -
- Buku sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 87 – 114)
- Peta konsep
- Power point
- LCD
- Buku-buku penunjang yang relevan
- Internet
F.
Penilaian
- Tes lisan mengenai wilayah kekuasaan
kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.4. Menganalisis Perkembangan Kehidupan Negara-negara
Kerajaan Islam di Indonesia
Indikator : - Mendeskripsikan struktur birokrasi,
hubungan pusat daerah, dan hukum di kerajaan-kerajaan
yang bercorak
Islam
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mendeskripsikan
struktur birokrasi, hubungan pusat daerah, dan hukum di kerajaan-kerajaan yang
bercorak Islam
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B. Materi Pembelajaran
·
Struktur
birokrasi, hubungan pusat daerah, dan hukum di kerajaan-kerajaan yang bercorak
Islam
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, pemberian
tugas
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Mendeskripsikan struktur birokrasi,
hubungan pusat daerah, dan hukum di kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam
|
· Kerajaan yang termasuk Uli Siwa adalah
...
a)
Halmahera
b)
Ambon
c) Seram
d) Ternate
· Uraikan kehidupan politik di kerajaan
Banten!
|
· Siswa dapat Mendeskripsikan struktur birokrasi, hubungan pusat
daerah, dan hukum di kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam
|
D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana struktur
birokrasi di kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia?”.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Guru
menjelaskan mengenai struktur birokrasi, hubungan pusat daerah, dan hukum di
kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3. Kegiatan Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Peserta
didik mengerjakan soal evaluasi pilihan ganda (hal 112 – 114 no. 1 – 20) dan
soal uraian (hal 114 no. 1 – 10). Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. (nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
E. Sumber Belajar
- Kurikulum KTSP
dan perangkatnya
- Pedoman Khusus
Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
- Buku sumber
Sejarah SMA XI IPS – (hal 87 –
114)
- Peta konsep
- Power point
- LCD
- Buku-buku
penunjang yang relevan
- Internet
F. Penilaian
- Evaluasi
pilihan ganda hal 112 – 114 no. 1 – 20 (skor 2 s/d 40) dan soal uraian hal
114 no. 1 – 10 (skor setiap soal
benar 6 tetapi bila mendekati 3). Tugas dikumpulkan pada pertemuan
berikutnya.
Kunci Jawaban
A.
1.a
2.c
3.b
4.b
5.a
6.e
7.e
8.b
9.c
10. c
11. b
12. d
13. b
14. e
15. a
16. c
17. b
18. b
19. a
20. a
B.
1. Kerajaan Malaka memiliki letak yang
strategis, yaitu berada di tepi Selat Malaka, menyebabkan kerajaan ramai
dikunjungi para pedagang.
2. Raja-raja yang memerintah setelah Sultan
Iskandar Muda tidak mampu mempertahankan wilayah Kerajaan Aceh yang luas.
Terjadi perpecahan antarkelompok antara golongan ulama (tengku) dan golongan bangsawan (teuku).
3. Di Kerajaan Demak terjadi perebutan
kekuasaan hingga menimbulkan perpecahan. Akhirnya Demak berada dalam kekuasaan
Kerajaan Mataram.
4. VOC menjalankan politik adu domba (devide et impera) dengan mempengaruhi
anak Sultan Ageng Tirtayasa, yaitu Sultan Haji. Sultan Haji dekat dengan VOC
sehingga menimbulkan persengketaan dan perang saudara. Sultan Ageng Tirtayasa
ditangkap dan wafat pada tahun 1692. Kerajaan Banten menjadi kerajaan boneka
VOC.
5. Basis perekonomian Demak adalah pertanian
beras, sektor perdagangan dan kelautan semakin berkembang setelah Demak
berhasil menguasai beberapa pelabuhan penting.
6. Kehidupan politik di Kerajaan Banten
sangat dipengaruhi oleh VOC karena Sultan Haji cenderung bersahabat dengan VOC.
Ayah Sultan Haji, Sultan Ageng Tirtayasa, tidak menyetujui hubungan tersebut
sehingga terhjadi persengketaan dan perang saudara.
7. Perjanjian Giyanti (1755), Kerajaan
Mataram terbagi dua, yaitu Kesultanan Yogyakarta dan Kasuhunan Surakarta.
Perjanjian Salatiga (1757), Kerajaan Mataram terbagi tiga daerah, yaitu
Kesultanan Yogyakarta, Kasuhunan Surakarta, dan Mangkunegaran.
8. Belanda mendapatkan bantuan dari Aru
Palaka, Raja Bone.
9. Portugis mendekati Ternate dan membujuk
agar diizinkan membangun Benteng Sao Paolo. Hal itu hanyalah taktik Portugis
agar dapat memonopoli perdagangan dan menguasai Ternate.
10. Tidak ada pemimpin yang cakap, masuknya
pengaruh Barat ke Indonesia.
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar
Kompetensi : 1. Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada
Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.5. Menganalisis Proses Interaksi antara Tradisi Lokal,
Hindu-Buddha, dan Islam di
Indonesia
Indikator : -
Mengidentifikasi perpaduan tradisi lokal, Hindu-Buddha,
dan Islam dalam institusi sosial
masyarakat di berbagai
daerah
-
Mendeskripsikan
proses percampuran kepercayaan lokal, Hindu-Buddha, dan Islam dalam kehidupan
keagamaan masyarakat di berbagai daerah
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A.
Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mengidentifikasi
perpaduan tradisi lokal, Hindu-Buddha, dan Islam dalam institusi sosial
masyarakat di berbagai daerah
·
Mendeskripsikan
proses percampuran kepercayaan lokal, Hindu-Buddha, dan Islam dalam kehidupan
keagamaan masyarakat di berbagai daerah
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B.
Materi
Pembelajaran
- Perpaduan tradisi lokal,
Hindu-Buddha, dan Islam dalam institusi sosial masyarakat di berbagai
daerah
- Percampuran kepercayaan lokal,
Hindu-Buddha, dan Islam dalam kehidupan keagamaan masyarakat di berbagai
daerah
C. Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, diskusi, pemberian tugas
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Mengidentifikasi perpaduan tradisi
lokal, Hindu-Buddha, dan Islam dalam institusi sosial masyarakat di berbagai
daerah
|
· Diskusikanlah mengenai warisan
peninggalan pengaruh budaya Hindu-Buddha yang sampai saat ini masih secara
konsisten dilaksanakan di dalam masyarakat kita!
|
· Siswa dapat Mengidentifikasi perpaduan tradisi lokal,
Hindu-Buddha, dan Islam dalam institusi sosial masyarakat di berbagai daerah
|
D.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan
Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Sebutkan contoh
perpaduan tradisi lokal dan Hindu-Buddha dalam institusi sosial masyarakat di
berbagai daerah?”.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2.
Kegiatan
Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan
eksplorasi, guru:
·
Peserta
didik dibagi beberapa kelompok untuk mendiskusikan warisan peninggalan pengaruh
budaya Hindu-Buddha yang sampai saat ini masih secara konsisten dilaksanakan di
dalam masyarakat kita (Aktivitas hal 122). (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Guru
memberikan tugas portofolio kepada peserta didik berbentuk uraian analitis
mengenai akulturasi budaya Islam dengan budaya lokal yang sampai saat ini masih
diterapkan di masyarakat tempat tinggalmu, baik dalam ilmu fikih, filsafat,
ekonomi, maupun sosial budaya (Aktivitas hal 127). Tugas dikumpulkan pada
pertemuan berikutnya. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan,
cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca,
peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3.
Kegiatan
Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
E.
Sumber
Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 115 –
136)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F.
Penilaian
·
Unjuk
Kerja berbentuk diskusi kelompok mengenai kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.
Kriteria
Penilaian :
Kriteria
Indikator
Nilai
Kualitatif
Nilai
Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang
cukup
1
Lembar
Penilaian Diskusi
|
Kriteria
Penilaian :
|
Hari/Tanggal :
…………………………………
Topik diskusi/debat :
…………………………………
|
No
|
Sikap/Aspek yang dinilai
|
Nama Kelompok/ Nama peserta didik
|
Nilai Kualitatif
|
Nilai Kuantitatif
|
|
Penilaian kelompok
|
||||
|
1.
|
Menyelesaikan tugas
kelompok dengan baik
|
|
|
|
|
2
|
Kerjasama kelompok
|
|
|
|
|
3
|
Hasil tugas
|
|
|
|
|
Jumlah Nilai Kelompok
|
|
|
||
|
Penilaian Individu Peserta didik
|
||||
|
1.
|
Berani mengemukakan pendapat
|
|
|
|
|
2.
|
Berani menjawab
pertanyaan
|
|
|
|
|
3.
|
Inisiatif
|
|
|
|
|
4.
|
Ketelitian
|
|
|
|
|
Jumlah Nilai Individu
|
|
|
||
|
|
|
|
||
Format
Penilaian Portofolio
|
Indikator
|
Nilai Kualitatif
|
Nilai Kuantitatif
|
Deskripsi
|
|
|
Pengantar
|
|
|
|
Menunjukkan dengan tepat isi karangan/laporan
penelitian, kesimpulan maupun rangkuman. Untuk peta, skema, dan lukisan,
mempersiapkan bahan-bahan.
|
|
Isi
|
|
|
|
Kesesuaian antara judul dengan isi dan materi.
Menguraikan hasil karangan/laporan penelitian, kesimpulan, dan rangkuman
dengan tepat. Menjabarkan peta dan skema sesuai dengan tema yang diajukan.
Melukis sesuai dengan wujud benda yang telah ditentukan.
|
|
Penutup
|
|
|
|
Memberikan kesimpulan karangan/hasil penelitian
|
|
Struktur/logika penulisan
|
|
|
|
Penggambaran dengan jelas metode yang dipakai
dalam karangan/penelitian
|
|
Orisinalitas karangan
|
|
|
|
Karangan/penelitian, kesimpulan, rangkuman,
peta, skema, dan lukisan merupakan hasil sendiri
|
|
Penyajian, bahasan dan bahasa
|
|
|
|
Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif
|
|
Jumlah
|
|
|
|
|
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMA/MA. :
Program :
Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran :
Sejarah
Kelas/Semester :
XI/1
Standar Kompetensi :
1. Menganalisis Perjalanan Bangsa
Indonesia pada Masa
Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar :
1.5. Menganalisis Proses Interaksi antara Tradisi Lokal,
Hindu-Buddha, dan Islam di Indonesia
Indikator : - Menganalisis proses percampuran seni bangunan
lokal, Hindu-Buddha, dan Islam di
berbagai wilayah
Indonesia
Alokasi Waktu :
1x45 menit
A.
Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·
Mengidentifikasi
proses percampuran seni bangunan lokal, Hindu-Buddha, dan Islam di berbagai
wilayah Indonesia
Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Percaya
diri (keteguhan hati, optimis).Berorientasi pada tugas (bermotivasi,
tekun/tabah, bertekad, enerjik). Pengambil resiko (suka tantangan, mampu
memimpin), Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa depan).
B.
Materi
Pembelajaran
- Percampuran
seni bangunan lokal, Hindu-Buddha, dan Islam di berbagai wilayah Indonesia
C.
Metode
Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, pemberian
tugas
Strategi Pembelajaran
|
Tatap Muka
|
Terstruktur
|
Mandiri
|
|
· Menganalisis proses percampuran seni
bangunan lokal, Hindu-Buddha, dan Islam di berbagai wilayah Indonesia
|
· Apakah pengaruh Islam dalam hal seni
bangunan di Indonesia!
|
· Siswa dapat Menganalisis proses percampuran seni bangunan
lokal, Hindu-Buddha, dan Islam di berbagai wilayah Indonesia
|
D.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan
Pendahuluan
·
Apersepsi
guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Sebutkan contoh
perpaduan tradisi lokal dan Hindu-Buddha dalam seni bangunan?”.
·
Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran.
2.
Kegiatan
Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi,
guru:
·
Peserta
didik bersama guru menganalisis gambar-gambar hasil percampuran kebudayaan
lokal, Hindu-Buddha, dan Islam dalam seni arsitektur. (nilai yang ditanamkan: Religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
Elaborasi
Dalam kegiatan
elaborasi, guru:
·
Peserta
didik mengerjakan soal evaluasi dan evaluasi akhir semester 1 pilihan ganda
(hal 128 – 130 no. 1 – 20 dan hal 132 – 136 no. 1 – 50) dan soal uraian (hal
130 no. 1 – 10 dan hal 136 no 1 – 15). Tugas dikumpulkan pada pertemuan
berikutnya.(nilai yang
ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,
menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial, tanggung jawab.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, Siswa:
·
Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai
yang ditanamkan: menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai
yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air,)
3.
Kegiatan
Penutup
·
Bersama-sama
melakukan refleksi materi yang telah dibahas.(nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
·
Menarik
kesimpulan materi. (nilai yang ditanamkan: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.);
E.
Sumber
Belajar
·
Kurikulum
KTSP dan perangkatnya
·
Pedoman
Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -
·
Buku
sumber Sejarah SMA XI IPS – (hal 115 –
136)
·
Peta
konsep
·
Power
point
·
LCD
·
Buku-buku
penunjang yang relevan
·
Internet
F. Penilaian
Penilaian
Tes tertulis: - Pilihan ganda hal 128 – 130 no. 1 – 20 dan hal 132 – 136 no.
1
- 50 (skor 1 s/d 70)
- Uraian hal 130 no. 1 – 10 dan hal 136
no. 1 - 15
(skor setiap soal benar 2 tetapi bila
mendekati 1)
Kunci Jawaban
A.
1.
d
2.
b
3.
b
4.
e
5.
c
6.
c
7.
e
8.
a
9.
b
10. e
11. d
12. a/b
13. b
14. a
15. c
16. c
17. c
18. b
19. c
20. c
B.
1. Bentuk candi di Indonesia merupakan
akulturasi dengan kebudayaan lokal punden berundak-undak. Hasil kesusastraan
zaman kuno terutama berasal dari kerajaan-kerajaan di Jawa dan Bali mendapat
pengaruh Hindu-Buddha berupa prosa dan puisi atau tembang.
2. Swarloka (atap candi) melambangkan dunia para
dewa. Bhurwaloka (tubuh candi)
biasanya terdapat patung dewa. Bhurloka (kaki
candi) terdapat peripih untuk air suci.
3. Kamadatu (dasar candi) melambangkan manusia dalam
rahim ibu. Rupadatu (tengah candi)
melambangkan kehidupan manusia penuh nafsu keduniaan. Arupadatu (atas candi) melambangkan manusia sudah mencapai nirwana.
4. Agama Hindu memperkenalkan konsep dewa,
sedangkan agama Buddha memperkenalkan samsara dan moksa. Namun, ajaran
Hindu-Buddha tidak menyebabkan hilangnya kepercayaan asli Indonesia.
5. Sistem penanggalan yang berkembang ketika
kebudayaan Hindu masuk ke Indonesia adalah Tahun
Saka. Tahun Saka berasal dari India Barat yang baru diterapkan pada
penanggalan tahun 78. Sistem penanggalan Tahun Saka digunakan di Indonesia pada
abad ke-7 sampa ke-14.
6. Bangunan masjid dengan arsitektur khas
Indonesia, yaitu atap bersusun atau tumpang dan dilengkapi dengan menara. Batu
nisan berhias kaligrafi, berbentuk melengkung seperti kubah masjid, dan dibuat
dari bahan permanen seperti marmer.
7. Kebudayaan Islam memperkenalkan sistem
masyarakat yang relatif lebih demokratis dari masa sebelumnya. Agama Islam
tidak mengenal perbedaan golongan dalam masyarakat. Pengaruh budaya tampak
dalam penggunaan kalender Islam.
8. Setelah Islam masuk ke Indonesia, banyak
raja-raja yang memakai gelar sultan. Selain itu, dalam aturan-aturan
pemerintahan, seperti upacara penobatan raja sudah digunakan aturan-aturan
Islam.
9. Suluk merupakan salah satu karya sastra
yang berisi ajaran tasawuf. Hikayat pada dasarnya sama dengan dongeng atau
cerita rakyat yang sudah ada sebelum masuknya Islam kemudian disesuaikan dengan
ajaran dan pengaruh Islam. Babad merupakan kisah sejarah yang kadang memuat
silsilah para raja suatu kerajaan Islam.
10. Qalam adalah ajaran pokok agama Islam
tentang keesaan Tuhan.
Evaluasi Semester
1
A.
1. e
2. d
3. c
4. d
5. d
6. e
7. d
8. a
9. d
10. c
11. e
12. c
13. a
14. d
15. c
16. c
17. e
18. c
19. b
20.
21. e
22. c
23. d
24. d
25. d
26. b
27. d
28. b
29. c
30. c
31. e
32. d
33. b
34. e
35. a
36. a
37. e
38. d
39. e
40. d
41. d
42. d
43. c
44. d
45. e
46. c
47. a
48. c
49. d
50.
c
B.
1. Pembagian masyarakat atas kasta pada
dasarnya adalah pembagian tugas atau pekerjaan. Kaum Brahmana bertugas mengurus
soal kehidupan keagamaan. Kaum Ksatria berkewajiban menjalankan pemerintahan,
termasuk pertahanan negara. Kaum Waisya bertugas berdagang, bertani, dan
beternak. Sementara itu, Kaum Sudra bertugas sebagai pekerja atau pelayan.
2. Kitab Veda terdiri atas empat bagian,
yaitu Reg-Veda (kitab tertua), Yajur-Veda (pedoman pengorbanan), Sama-Weda
(pedoman zikir dan puji-pujian), Atharva-Weda (kumpulan mantra-mantra gaib).
Tripitaka terdiri atas tiga bagian, yaitu Sutta Pitaka (kumpulan khotbah),
Vinaya Pitaka (aturan kehidupan pendeta), Abhidharma Pitaka (filosofi,
psikologi, klasifikasi, dan sistematisasi doktrin).
3. Perdagangan di Indonesia semakin
berkembang setelah lahirnya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha. Pada masa
kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha, rakyat terkadang dengan sukarela menjadi tenaga
kerja dalam pembangunan istana, candi, dan jalan walau dilakukan tanpa bayaran.
Hal itu wujud kecintaan terhadap raja yang dianggap sebagai titisan dewa.
4. Berdasarkan catatan dari biksu Cina, yaitu
I-Tsing. Pada abad ke-7 terdapat kerajaan Melayu yang berada di dekat Selat
Malaka sebagai bagian dari kekuasaan Kerajaan Sriwijaya.
5. Bentuk akulturasi Islam dengan lokal dalam
seni bangunan terlihat dari bangunan masjid yang menggunakan atap tumpang, digunakannya
tiang penopang yang mengikuti bentuk rumah tradisional Jawa, digunakannya
menara masjid untuk mengumandangkan azan. Setelah Islam masuk ke Indonesia,
banyak raja-raja yang memakai gelar sultan. Selain itu, dalam aturan-aturan
pemerintahan, seperti upacara penobatan raja sudah digunakan aturan-aturan
Islam. Kebudayaan Islam memperkenalkan sistem masyarakat yang relatif lebih
demokratis dari masa sebelumnya. Agama Islam tidak mengenal perbedaan golongan
dalam masyarakat. Pengaruh budaya tampak dalam penggunaan kalender Islam.
6. Dinasti Sanjaya: Raja Sanna, Raja Sanjaya,
Rakai Panangkaran, Rakai Pikatan, Rakai Kayuwangi, Rakai Watuhumalang, Raja
Balitung, Sri Maharaja Tulodhong, Sri Maharaja Rakai Wawa. Dinasti Syailendra:
Raja Indra, Raja Samaratungga.
7. Khalifah Abu Bakar memenangkan Perang
Riddah, membasmi nabi-nabi palsu, pengumpulan lembaran surat-surat Alquran.
Khalifah Umar bin Khattab menguasai Jazirah Arab, Palestina, Syria, sebagian
besae Persia dan Mesir, mendirikan Baitul
Maal, menempa mata uang, dan menciptakan Tahun Hijriah. Khalifah Usman bin
Affan meresmikan pembukuan Kitab Al-Quran, membangun bendungan, jalan-jalan,
masjid, dan memperluas kekuasaan Islam ke Armenia, Tunisia, Cyprus, Rhodes,
sebagian Persia, Transoxania, dan Tabaristan. Khalifah Ali bin Abi Thalib
menghadapi berbagai pergolakan.
8. Setelah masa Khulafaur Rasyidin, sistem
pergantian khalifah tidak lagi dilakukan secara musyawarah antara pemuka agama,
tetapi didasarkan pada garis keturunan.
9. Kerajaan Ternate dan Tidore merupakan daerah
penghasil rempah-rempah terbesar. Dengan adanya kepentingan penguasaan
perdagangan, terbentuklah persekutuan Uli Lima dipimpin oleh Ternate dan Uli
Siwa yang dipimpin oleh Tidore. Persaingan ini dipengaruhi oleh kedatangan
Portugis dan Spanyol yang berhasil mendirikan benteng. Pembangunan benteng
mendapat tentangan dari Sultan Hairun, sehingga diadakan perundingan antara
Portugis dengan Sultan Hairun. Namun, Sultan Hairun terbunuh dan rakyat semakin
membenci Portugis. Perlawanan dilanjutkan oleh Sultan Baabullah yang berhasil
mengusir Portugis pada tahun 1575.
10. Suluk merupakan salah satu karya sastra
yang berisi ajaran tasawuf. Hikayat pada dasarnya sama dengan dongeng atau
cerita rakyat yang sudah ada sebelum masuknya Islam kemudian disesuaikan dengan
ajaran dan pengaruh Islam. Babad merupakan kisah sejarah yang kadang memuat
silsilah para raja suatu kerajaan Islam.
11. Pendiri Kerajaan Majapahit adalah Raden
Wijaya. Raden Wijaya adalah menantu Raja Kertanegara dari Kerajaan Singasari.
12. Bentuk atap tumpang pada masjid di
Indonesia merupakan akulturasi kebudayaan Islam, Hindu-Buddha, dan prasejarah.
Bentuk candi-candi di Indonesia yang berakulturasi dengan punden
berundak-undak. Aksara Jawa dan Bali dipengaruhi oleh tulisan India. Penggunaan
huruf Arab pada seni kaligrafi.
13. Pedagang muslim melakukan perdagangan
sekaligus menyebarkan Islam. Para pedagang banyak yang menikah dengan wanita
pribumi yang kemudian diminta untuk masuk Islam. Pendidikan Islam dilakukan di
pesantren-pesantren. Saluran penyebaran Islam juga melalui tasawuf yang banyak
dijumpai dalam cerita babad dan hikayat.
14. Dinasti Meurah Khair didirikan oleh Meurah
Khair bergelar Maha Raja Mahmud Syah, memerintah dari tahun 1402-1708. Raja
terakhir dari Dinasti ini adalah Sultan Nazimuddin Al-Kamil. Ia tidak memiliki
keturunan sehingga terjadi perebutan kekuasaan. Dinasti Meurah Silu didirikan
olehnya sendiri dan ia bergelar Sultan Malik Al-Saleh (1285-1297) yang juga
keturunan raja Perlak. Ia berhasil memperkuat pengaruh Kerajaan Samudra Pasai
menjadi kerajaan perdagangan di Malaka.
15. Ingin menyatukan Pulau Jawa di bawah
kekuasaan Mataram.
|
Mengetahui,
Kepala,
NIP.
|
|
|
2011
Guru Mata Pelajaran Sejarah,
NIP
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar